Home ARTIKEL Xpander Bermasalah di Filipina, Apa yang terjadi?

Xpander Bermasalah di Filipina, Apa yang terjadi?

104
0

Sudah bukan rahasia lagi jika salah satu produk otomotif andalan dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesian(MMKSI) yaitu Xpander sangat digandrungi oleh pecinta otomotif di Tanah Air.

Bahkan Xpander sempat menyabet gelar sebagai mobil dengan penjualan tertinggi di Indonesia.

Berkat prestasinya ini PT MMKSI memutuskan untuk melakukan ekspor mobil yang satu ini ke salah satu negri tetangga yaitu Filipina.

Niatnya ingin mengejar prestasi lain namun hasil yang ternyata didapatkan oleh PT MMKSI terbilang negatif, setelah adanya banyak keluhan dari konsumen Mitsubishi Xpander di Filipina.

Dari beberapa laporan yang diterima pemilik Mitsubishi Xpander mengatakan bahwa mobil buatan Indonesia tersebut tiba-tiba mati saat di kecepatan 60km/jam.

Mendapatkan laporan ini tentu saja PT MMKSI bergerak cepat untuk menyelidikinya dan belakangan ini diketahui bahwa penyebab utamanya adalah berasal dari pompa bahan bakar.

“Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan oleh masalah teknis Xpander, kami mulai menerima keluhan mengenai masalah pompa bahan bakar ini sekitar bulan April,” kata perwakilan Mitsubishi Filipina.

Menanggapai hal ini Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan prinsipal.

“Kita sedang melakukan beberapa upaya dan langkah-langkah untuk mengetahui adanya masalah tersebut. Masih kita tunggu itu, MMC (Mitsubishi Motor Coprs) masih investigasi dan kalau di Indonesia sendiri belum ada kasus itu yang terjadi. itu yang kita dengan seperti itu, kita masih investigasi,” tambahnya kembali.

Irwan juga mengatakan bahwa mobil yang diimpor dari Indonesia itu memiliki komponen yang sama seperti dijual di Tanah Air. Inilah alasan mengapa saat ini langkah investigasi tengah dilakukan pihak MMC.

Ia juga melanjutkan sebagai penyuplai Xpander di Indonesia dan luar negri pihaknya pasti bakal bertanggungjawab terkait keselamatan konsumen dan kualitas produk Mitsubishi.

Terkait program recall atau penarikan kembali untuk perbaikan seperti yang biasa dilakukan pabrikan otomotif saat ditemukan cacat produksi pada suatu komponen, ini bisa saja dilakukan Mitsubishi. Namun untuk kampanye recall ini belum dapat diputuskan.

“Sepertu yang MMKSI lakukan, ada service campaign, recall campaign, itu dilakukan karena kami bertanggung jawab terhadap produk dan kualitas, apalagi terkait safety. Jadi itu sah-sah saja dilakukan campaign untuk konsumen tertentu mereka akan happy selama masalah itu tuntas,” tutur Irwan.

“Yang penting sekarang ini masalahnya ketemu dulu, baru nanti solusinya. Apakah nantinya campaign atau yang lainnya, kami harus tunggu dulu,” pungkasnya.

Dari hasil penelusuran konsumen mendapati pompa bahan bakar Xpander mengalami kerusakan. Komponen yang rusak itu didapati pada Xpander pengiriman pertama ekspor ke Filipina pada tahun lalu.

Ekspor Xpander dimulai pada April 2018 lalu dengan total 15 ribu unit. Saat ini ekspor Xpander sudah mencapai angka 50 ribu unit dan dikirim ke berbagai negara tujuan.

Semoga saja, penyebab utamanya segera ditemukan dan Xpander dapat kembali digunakan oleh pecinta otomotif di Filipina.

Bagaimana tanggapan sahabat Otozola tentang berita ini ? Apakah sahabat adalah pengguna Xpander juga ? Lantas apakah sahabat pernah mengalami masalah seperti ini?

Yuk berikan tanggapan sahabat Otozola di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here