Home ARTIKEL Taksi Listrik Pertama Di Indonesia, Milik Blue Bird

Taksi Listrik Pertama Di Indonesia, Milik Blue Bird

147
0

Perkembangan teknologi yang mempengaruhi industri otomotif semakin tinggi setiap harinya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan yang berlomba-lomba untuk membuat kendaraan otomotif bertenaga listrik.

Hadirnya kendaraan bertenaga listrik ini disambut dengan baik oleh konsumen otomotif diseluruh dunia, tak jarang banyak dari mereka yang memakai kendaraan bertenaga listrik ini.

Salah satunya adalah PT Blue Bird Tbk yang menjadi jalan pembuka bagi transportasi taksi berbasis kendaraan listrik. Blue Bird resmi menjadi perusahaan transportasi taksi pertama di Indonesia yang menggunakan mobil dengan bahan bakar 100% listrik.

Saat ini Blue Bird menggunakan dua merk mobil yang berbeda, yakni untuk layanan Silver Bird menggunakan Tesla Model X 75 D, sedangkan untuk layanan Regular Bird digunakan BYD e6.

Mobil Tesla Model X 75 D mungkin sudah sering didengar oleh pecinta otomotif Tanah Air, namun bagaimana dengan BYD e6? mungkin ini baru pertama kalinya mendengar nama tersebut bukan ?

BYD merupakan brand asal Tiongkok yang sebelumnya memang sudah lebih dulu digunakan dibeberapa negara seperti London, China, Brazil dan Thailand sebagai armada taksi.

BYD e6 merupakan produk dari BYD Auto, yang merupakan anak perusahaan BYD Company yang berada di Tiongkok.

BYD e6 yang digunakan Blue Bird di Indonesia merupakan mobil bergenre Compact Crossover yang ketangguhannya tidak boleh dipandang sebelah mata.

Mobil listrik yang satu ini memiliki konfigurasi 5 penumpang, dengan dimensi panjang 4.550mm (180 in), lebar 1.822mm (72 in), dan tinggi 1.630mm (64 in) dengan wheelbase 2.830mm (111 in).

BYD e6 sendiri diketahui dapat menjangkau jarak 400km dalam satu kali pengisian baterai. Baterai yang digunakan adalah baterai BYD Iron Phosphate (Fe) berkapasitas 80 kWH yang bisa dicas hanya 2 jam menggunakan charger V2G 480 VAC 3 phase.

Mobil listrik ini mampu mencatat kecepatan maksimal 140km/jam dengan akselerasi 0-60km/jam dalam 7,69 detik. Tenaga maksimal yang mampu dikeluarkan mobil ini mencapai 121hp dengan torsi maksimal 450Nm berkat motor listrik bertipe AC Synchronous Motor (Brushless).

Menurut Blue Bird sendiri penggunaan mobil listrik ini berkaitan dengan program ketahanan dan bauran energi listrik nasional serta program mengurangi penggunaan dan subsidi bahan bakar minyak.

Saat di luncurkan, PT Blue Bird tidak menyebut berapa angka yang dikeluarkan untuk membeli satu unik mobil ini. Namun bila melirik tetangga yang sudah menggunakan mobil ini yaitu Filipina, mobil ini menyentuh angka 4.200.000 Peso atau sekitar Rp. 1,1 Miliar, cukup mahal bukan ? tapi ingat ini harga di Filipina, mungkin saja di Indonesia harganya tidak setinggi itu.

PT Blue Bird berencana untuk menambah hingga 200 unit mobil listrik pada tahun 2020 mendatang, karenanya ketika sudah mencapai tahun 2025 maka jumlah mobil listrik yang diinginkan Blue Bird untuk mengoperasi adalah sebanyak 2000 unit mobil listrik.

Ketika hal tersebut sudah terjadi maka secara tidak langsung akan mengurasi emisi karbon dioksida (CO2) sebanyak 21.704.760 kg yang setara dengan pemakaian bahan bakar minyak sebanyak 94.909.091 liter.

Untuk tarif mobil listrik ini tidak akan ada perbedaan dengan tarif taksi konvensional, contohnya untuk tarif pada regular bird, membuka pintu Rp. 6.500 dan biaya per km Rp. 4.100.

Bagaimana tanggapan sahabat Otozola terhadap taksi listrik yang satu ini ? apakah sahabat Otozola tertarik untuk mencobanya? Yuk berikan tanggapannya di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here