Home TIPS N TRIK Isi BBM Tidak Perlu Full Tank, Alasannya?

Isi BBM Tidak Perlu Full Tank, Alasannya?

179
0

BBM adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja dari kendaraan, tanpanya kendaraan tidak akan bisa digunakan sama sekali, karenanya sebagai pemilik kendaraan tentu saja harus lebih memperhatikannya agar pemilik dapat tenang dan bebas berkendara tanpa khawatir BBM habis.

Ketika mengisi BBM di SPBU ada beberapa kebiasaan dari para pemilik kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat salah satunya mengisi BBM hingga Full Tank atau penuh.

Memang betul pengisian bakar dengan penuh memang disarankan guna mencegah risiko karat pada tempat penyimpanan BBM, terlebih bila kendaraan aktif digunakan.

Selain karat, pemilik kendaraan juga tentunya bakal lebih merasa nyaman karena rasa khawatir bensin habis di tengah perjalanan berkurang, dan tidak perlu sering ke SPBU untuk mengisi bahan bakar ulang.

Namun ternyata mengisi BBM secara Full Tank sebenarnya berbahaya loh, mengisi BBM hingga penuh memiliki resiko berbahaya bagi keselamatan jiwa sekaligus kendaraan yang dimiliki.

Berikut adalah 4 resiko yang dapat terjadi ketika mengisi BBM secara Full Tank / Penuh :

1. RESIKO TERBAKAR

Hal yang paling ditakutkan untuk terjadi ketika mengisi BBM sampai penuh adalah kebakaran, parahnya ketika bensin tumpah dan berdekatan dengan sumber api yang tentu saja dapat membuat kecelakaan sampai memakan korban jiwa dan SPBU meledak.

2. BBM BUTUH RUANG UDARA UNTUK MENGURANGI TEKANAN

BBM butuh ruang udara untuk mengurangi tekanan saat bensin mengembang, dengan mengisi BBM sampai ke bibir lubang tangki bisa mengurangi ruang hawa di tangki, dan tentu saja sangat berbahaya. Perlu diingat bahwa ruang udara yang dibutuhkan adalah setara dengan posisi permukaan bensin sedikit dibawah leher lubang tangki.

Hindari mengisi bensin sampai dengan menyentuh bibir tangki. Jika dilakukan maka artinya ruang udara sudah tidak optimal, padahal ruang udara dalam tangki ini berfungsi untuk mengurangi tenakan pada tangki saat bensin mengembang.

Tangki pada setiap mobil sudah didesain supaya aman termasuk saat pengisian BBM. Jika proses pengisian benar maka saat bensin menguap, uap bensin akan langsung dikeluarkan melalui selang, supaya aman, jika ruangan dipenuhi dengan bensin, maka pembuangan BBM tidak maksimal sehingga terbuang dengan percuma.

3. PEMILIK KENDARAAN AKAN RUGI KARENA BBM TERHISAP BALIK OLEH POMPA SPBU

Saat ini beberapa pompa SPBU sudah dilengkapi dengan detektor bensin otomatis yang mampu menghisap uap bensin pada lubang pengisian BBM yang terisi penuh. Hal ini bertujuan demi keamanan proses pengisian BBM agar tidak meluap, menguap atau bahkan tersulut api dan berpotensi terjadi kebakaran. Tentu saja hal ini merugikan bagi pemilik kendaraan karena pengisian BBM tidak maksimal sedangkan pemilik sudah membayar penuh biaya BBM tersebut.

Selain memperhatikan kapasitas tangki, pemilik kendaraan juga harus memahami aturan mengisi bahan bakar demi keamanan dan kenyamanan, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengisi bahan bakar :

Yang pertama adalah kenali lubang pengisian bahan bakar, hal ini sering terjadi kepada pengendara mobil dimana ada pengendara yang tidak ingat dimana posisi lubang pengisian bahan bakar kendaraanya.

Ada cara mudah untuk mengetahuinya, yaitu pada indikator volume bahan bakar di tangki ada gambar mesin SPBU yang salah satu sisinya terdapat tanda panah berbentuk segitiga, bila arah panahnya ke kanan berarti lubang pengisian BBM mobil berada disebelah kanan begitu sebaliknya.

Kemudian tahap kedua adalah setelah mobil sudah berada disamping mesin pengisian bahan bakar, segera matikan mesin kendaraan, dengan mematikan mesin kendaraan saat mengisi BBM wajib sekali dilakukan guna mencegah terjadinya arus pendek dan menimbulkan kabakaran dari komponen dinamo listrik.

Jika saat pengisian bahan bakar terdengar suara nozzle berbunyi klik makan sebaiknya meminta petugas SPBU untuk menghentikan pengisian BBM.

Jadi kesimpulannya mengisi bahan bakar kendaraan tidak hanya sekedar mengucurkannya ke tangki, tetapi juga memperhatikan jumlah serta aturannya sehingga tidak merugikan diri sendiri atau orang lain.

Bagaimana tanggapan sahabat Otozola terhadap tips yang satu ini ? Yuk berikan tanggapan di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here