Home ARTIKEL Bahaya Penggunaan Oli Bekas Pada Rantai Motor, Lalu Bagaimana dengan Minyak Goreng?

Bahaya Penggunaan Oli Bekas Pada Rantai Motor, Lalu Bagaimana dengan Minyak Goreng?

98
0

Rantai pada sepeda motor merupakan salah satu komponen penting yang digunakan untuk memutar roda sepeda motor, tanpa rantai motor tidak akan bisa digunakan.

Fungsi utamanya dari rantai adalah meneruskan tenaga dari poros engkol ke roda belakang.

Untuk memaksimalkan fungsi dari rantai sepeda motor maka sebagai pemilik kendaraan diharuskan untuk melakukan perawatan dengan memberikan pelumas sebagai salah satu contohnya.

Usia rantai sepeda motor akan lebih pendek apabila sering terkena air, debu tanpa adanya perawatan yang dilakukan, air akan membuat rantai cepat korosi atau karatan dan debu akan menyebabkan rantai cepat kendur.

Perawatan yang biasa dilakukan adalah melumasi rantai dengan chain lube agar rantai motor terawat dan bisa dipakai dalam jangka panjang.

Selain menggunakan chain lube, beberapa orang maish suka menggunakan oli bekas untuk melumasi rantai. Biasanya hal tersebut terjadi ketika pengendara motor memilih untuk melakukan perawatan kendaraan mereka pada bengkel tidak resmi.

Ternyata menggunakan oli bekas untuk melumasi rantai tidak direkomendasikan, alasannya adalah karena dapat membuat rantai motor makin lebih cepat kendur dan melar, oli bekas mengandung gram-gram bekas dalaman mesin yang bisa merusak rantai.

Selain itu oli bekas bersifat lengket sehingga malah akan menarik lebih banyak kotoran untuk menempel pada rantai sehingga akan lebih cepat mengotori rantai bukan melumasi.

Oli bekas beresiko membuat komponen rantai cepat rusak, seperti o-ring dan lainnya, kemudian efek pelumasannya juga tidak akan maksimal karena tidak sesuai dengan fungsinya.

Namun ternyata jika dibandingkan dengan oli bekas, penggunaan minyak goreng masih jauh lebih baik, akan tetapi ada syaratnya yaitu harus memastikan bahwa minyak goreng yang digunakan merupakan minyak goreng baru, bukan yang sudah digunakan sebelumnya.

Alasannya adalah karena minyak goreng yang baru berwarna bening sehingga rantai akan terlihat bersih, selain itu minyak goreng cenderung lebih mudah didapatkan.

Penggunaan minyak goreng pada rantai tidak akan menimbulkan reaksi negatif, tidak akan menyebabkan pemuaian pada rantai dan cenderung lebih mudah untuk dibersihkan dibandingkan dengan oli bekas.

Hanya saja kemampuan minyak goreng dalam melumasi tergolong rendah sehingga mudah habis, maka saat menggunakan minyak goreng sebagai pelumas, pengendara harus lebih sering mengecek kondisi rantai, apakah sudah kering atau belum.

Dengan kata lain penggunaan minyak goreng untuk melumasi rantai lebih baik dilakukan hanya sebagai alternatif saja, khusus untuk kondisi darurat saja.

Kesimpulannya adalah agar rantai sepeda motor awet, alangkah baiknya jika rantai motor sudah dirasa kotor atau menghitam, maka bersihkan rantai sepeda motor menggunakan degreaser atau bisa disikat dengan menggunakan sabun colek dan sedikit air.

Bagaimana tanggapan Anda tentang tips ini? apakah anda sering memakai oli bekas? Yuk berikan tanggapan Anda di kolom Comment.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here