Home ARTIKEL Apakah Mobil yang Dibakar Saat Kerusuhan akan Diganti Asuransi?

Apakah Mobil yang Dibakar Saat Kerusuhan akan Diganti Asuransi?

70
0

Tanggal 21 Mei 2019 menjadi hari dimana bulan suci Ramadan 2019 kali ini ternodai , pasalnya demo yang dilakukan sekelompok orang di depan kantor BAWASLU tersebut berakhir dengan ricuh.

Mobil-mobil yang diparkir didepan Asrama Brimob Petamburan, Jakarta Pusat menjadi korban pembakaran oleh Orang Tidak Dikenal.

Kabarnya total ada 10 mobil yang dibakar, kondisi terkini terlihat bahwa mobil sudah rusah parah dan hanya tersisa rangka mobil saja. Akibat kejadian tersebut, petugas pemadam kebakaran juga diturunkan untuk memadamkan api.

Pertanyaan yang mungkin muncul dalam benak sahabat adalah siapa yang akan bertanggung jawab akan hal tersebut ? apakah pihak asuransi akan mengganti total mobil tersebut ?

Jawaban akan hal itu adalah apabila para sahabat ada menggunakan asuransi jenis komprehensif untuk mobil ada kemungkinan untuk diganti dengan syarat perluasan jaminan.

Perluasan jaminan asuransi tertuang dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia Bab III Pengecualian Pasal 3 ayat 3 disebutkan pertanggungan tidak menjamin kerusakan dan/atau biaya atas kendaraan bermotor yang salah satunya disebabkan oleh kerusuhan, pemogokan, penghalangan kerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat, pengambil-alihan kekuasaan, revolusi, pemberontakan, kekuatan militer, inavasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase dan penjarahan.

Kerusakan mobil akibat kejadian tersebut bisa dicover asuransi jika konsumen melakukan perluasan jaminan. Pemilik kendaraan bisa membeli tambahan perlindungan atas resiko kerusuhan, pemogokan, dan huru-hara (SRCC – Strike, Riot and Civil Commotion).

Perluasan jaminan SRCC itu berguna untuk mengurangi resiko buruk yang mungkin terjadi. Karena segala kerusakan yang menimpa mobil karena kerusuhan, pemogokan dan huru-hara akan ditanggung oleh pihak asuransi.

Laurentius Iwan Pranoto selaku Marketing Communication dan PR Manager Garda Oto, mengatakan bahwa “Janji asuransi adalah mengembalikan kondisi mobil seperti sesaat sebelum kejadian, jadi kalau masih bisa diperbaiki ya perbaiki, kalau biaya perbaikan lebih dari 75% dari harga pertanggungan maka total loss, asuransi akan ganti sesuai dengan harga mobil saat kejadian”.

Dia juga memberikan simulasi perhitungan biaya perluasan jaminan sebagai berikut, Biaya perluasan sendiri dihitung dengan rumus rate perluasan dikalikan harga mobil saat ini. Rate perluasan itu besarnya 0,3 persen, jadi jika sahabat memiliki mobil dengan harga Rp. 100 juta maka biasa perluasannya adalah sekitar Rp. 300 ribu ditambah lagi dengan premi Rp. 3 juta dan dilindungi setahun.

Apabila sahabat tidak mengasuransikan mobil tentu saja kerugian mobil yang dibakar oleh Orang Tidak Dikenal itu harus ditanggung sendiri.

Bagaimana tanggapan sahabat terhadap berita ini ? Apakah sahabat sudah mengasuransikan mobil sahabat? Jika belum ada baiknya segera diasuransikan karena jika tidak maka akan rugi sendiri jika ada kejadian seperti ini.

Yuk berikan tanggapannya di kolom COMMENT dan jangan lupa untuk di SHARE.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here